http://trek-papua.com/
We serve Papuan Herbal Medicine
image

Damianus Mac Wasage, S.S

+62 (0)81248527788, +62 (0) 85254365088


Demianus Wasage, S.S. (Managing Director) TREK PAPUA TOURS AND TRAVEL. Ltd,http://trek-papua.com/Office Address: Jl. Trikora. Kantor Klasis GKI Bethlehem Wamena
Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

PAPUA
Arsip

Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

The most untuched tribe-Yalimo
image

The Yali is one of the 7 tribes who is living in middle highland of the West-Papua. They are living the place surrounded by the Herbal medicines plants  on the peak/summit of the Elit mountain ranges. If you are researcher, just contact us!

 For more visit our site:http://trek-papua.com/ We are happy to conduct or guide you there. Welcome!

Pakar Bungkus Di Supiori Terbukti Perbesar Kelamin Pria, Banyak Terima Order, Contact +62 (0) 85254365088.

image

 

 

 

Bincang-bincang dengan ‘Pakar’ Bungkus di Supiori

Terbukti Perbesar Kelamin Pria, Banyak Terima Order

 “Ui Mambri, tumbuhan liar yang menjalar di pepohonan pinggiran pantai Biak hingga Supiori ini bukan sembarangan tumbuhan, diyakini sejak dahulu kala mampu memberi kepuasaan tersendiri bagi pria “mambri”.

 Oleh: Hendrik Ronal Hay

 Daun Bungkus Ui Mambri, diyakini mampu membuat pria semakin perkasa.

 Daun Bungkus Ui Mambri, diyakini mampu membuat pria semakin perkasa.

“Bungkus” istilah yang akrab ditelinga pria “perkasa” di Papua ini menjadi kata yang trend sejalan dengan teknik-teknik penggunaannya kepada pasien alias pria-pria yang mendambakan alat kelaminnya lebih perkasa plus. Ya, ramuan tradisional yang berasal dari pesisir Papua ini menjadi incaran banyak pria, bahkan “bukan rahasia” kalau kebanyakan pria asing yang datang ke Papua, pasti saja menyempatkan diri mencari sekaligus mencoba metode tradisional ala Supiori ini, tujuannya hanya satu yakni mengharapkan kepuasan.“Katanya kalau kaka punya biasa-biasa saja, berarti kaka bukan bukan laki-laki,” kata Erwin Kafiar, ‘pakar’ bungkus di Supiori ini meniru kata-kata pasiennya yang sering mendatangi rumahnya hanya untuk kepentingan memperbesar alat kelamin.Tumbuhan liar yang menjalar di pepohonan pinggiran pantai ini tidak terlalu sulit untuk ditemukan, kapan saja dibutuhkan, bisa langsung di ambil. Ya, daun kecil berwarna hijau tua yang dalam bahasa Byak dikenal dengan Nama Ui Mambri atau Ui Onggor ini, diyakini mampu memperbesar alat kelamin pria sesuai dengan ukuran yang diinginkan. “Tergantung dia (pasien-red) mau besar yang bagaimana, kita akan atur sesuai dengan waktunya,” ungkap Kafiar yang mengaku sudah melayani hampir limaratusan pria. EK yang bercerita panjang lebar, mengakui, profesi “bungkus” ini diperolehnya dari sang kakek, dan sejak duduk di bangku SMU di Biak, metode “bungkus”ini mulai ia praktekkan kepada rekan-rekan nya. Dan hasilnya sangat memuaskan.” Dulunya saya hanya pakai untuk teman-teman, eh, lama-lama banyak yang minta dibuat juga,” aku Kafiar yang lagi asik menyiapkan ramuan “bungkus” untuk melayani Lima pasien nya yang sudah mengantri sejak pagi. Medote EK ini terbilang unik dan berbeda dari metode-metode “bungkus” yang kerap dilakukan kebanyakan orang. Pasalnya sebelum dipakaikan kepada pasien yang telah siap dibungkus, pasien terlebih dahulu diberikan kekebalan. Hal ini dimaksudkan agar alat kelamin pria tersebtu tidak “melepuh” selama masa bungkus berlangsung.

Awalnya beberapa helai daun Ui Mambri diambil, cerita Kafiar, kemudian dibungkus dalam kain kasa yang halus dan ditumbuk secukupnya. Setelah itu diperas, maksud dari perahan ini untuk mengurangi zat racun yang kemungkinan ada terkandung dalam daun itu. Setelah selesai perahan, pasien diberikan kekebalan plus beberapa ramuan tradisional lainnya.

Setelah pasien merasa aman dan tidak terganggu dengan ramuan EK, kemudian dilanjutkan pada tahap pemasangan “bungkus”. Saat pemasangan “bungkus”, kata Kafiar, alat kelamin pria harus berada pada posisi tegang, ini dimaksudkan agar ramuan tersebut dapat bekerja maksimal. “Waktunya lama “bungkus” tergantung pasien, maksimal waktunya adalah 15 menit. Saya jamin, kaka langsung senyum, kalau lihat hasilnya,” ungkap Kafiar yang sudah sering melayani para peminat “bungkus”.

Dengan “bungkus” ini, kata Kafiar, banyak pria yang mendatangi rumah nya, bahkan hanya untuk “bungkus” dirinya harus rela terbang ke sejumlah daerah untuk melayani permintaan.

“Kalau daerahnya jauh, biasanya saya kirim lewat paket pos saja, tapi kalau masih dalam Papua biasanya pasien yang menyuruh kesana,” ujar Kafiar.

Sementara itu, DR, pria berusaha 40-an tahun ini adalah mantan pasien Kafiar. DR yang datang bersama bebera rekannya yang hendak dibungkus, mengaku, sejak memakai ramuan Kafiar, dirinya merasa menjadi pria sejati, pasalnya, ukuran yang didambakannya dapat terwujud lewat ramuan Kafiar. “Saya puas, waktu “bungkus” tidak ada keluhan sampai sekarang. Istri saya juga tidak mau lepas, selalu minta terus, saya yang jadi kewalahan,” tandas DR bangga.***

Sat, 29 Jan 2011 @16:47

Copyright © 2020 Damianus Mac Wasage · All Rights Reserved